Pantai Tanjung Ru Sadai

Pantai Tanjung Ru Sadai, daerah pantai yang memutih adalah merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di bangka belitung, pantai ini terlerak di Tukak Sadai  kabupaten Bangka Selatan

Tukak Sadai adalah sebuah kecamatan di kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. Kecamatan Tukak Sadai merupakan salah satu dari 2 kecamatan baru yang ada di kabupaten bangka selatan . daerah utama di kecamtan ini antaranya Tukak, Tiram, Air Banten/Proyek,Sadai, Pasir Putih, Burak,Terap dan Tebat Apin.

Mayoritas penduduknya petani berupa lada, karet, sawit, dan ada pula bertambang timah(TI) dan nelayan. daerah pesisir yang ada dermaga dan dijadikan pusat nelayan ada di sadai dan tukak. Ibukota kecamtan, Tiram, hanya berjarak sekitar 18 KM dari Toboali, Ibukota kabupaten bangka selatan. sarana transportasi yang melayani rute dari sadai – toboali PP setiap hari beroperasi dari pukul 4 dini hari sampai jam 17 sore. ada juga rute bis yang melayani rute sadai – pangkal pinang. perjalanan dari sadai ke pangkal pinang, ibukota provinsi BABEL, membutuhkan waktu sekitar 4 jam.infrastruktur jalan dari sadai sampai toboali dengan aspal mulus sehingga mempermudah masyarakat bepergian.

Masyarakatnya adalah type masyarakat kampung yang memegang adat daerah dan memegang tali agama yang turun-temurun diajarkan dikampung tersebut.di samping sadai yg terhubung ke lepar pongok, belitung dan jakarta, pelabuhan tukak juga salah satu pelabuhan nelayan dan terhubung ke lepar pongok terutama ke tanjung sangkar dan pulau panjang. daerah pantai yang memutih adalah merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di bangka belitung, seperti pantai sadai, pantai tanjung Ru, pantai tanjung kerasak, pantai celagen, dan pelabuhan nelayan di tanjung sangkar dan kumbung.termasuk penyumbang hasil tangkapan ikan terbesar di BABEL yang berasal dari daerah ini, terutam sadai.masyarakat menggunakan bahasa melayu bangka dengan dialek yang berbeda utk beberap daerah, seperti daerah sadai yg merupakan daerah pelabuhan sebagian besar di huni nelayan yg bersuku bugis dan pendduk asli lokal yg mengguankan logat bugis, lalu penduduk pasir putih agak mirip dengan gaya bicara orang lepar, dan daerah tiram,tukak,terap semuanya hampir seragam dialeknya.

One Comment on “Pantai Tanjung Ru Sadai”


  1. Dear Pecinta Pantai Sadai. Saya setuju sekali saat tahun 2008 akan diadakan revitalisasi pelabuhan Sadai…

    Ngomong-ngomong bagai mana dengan kabar revitalisasi pelabuhan Sadai..? Ada yang tau..?, gimana kabarnya sekarang di tahun 2010 ini, apakah sudah teralisasi? Rasanya tak sabar lagi saya ingin ke pelabuhan Sadai lagi yang indah dan menawan, dan waktunya lebih efektif dan efisien…. Keluarga kami pasti lebih sering ke Pelabuhan Sadai.

    Terimakasih.
    Leksi Kusumawardi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: