Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas

Kabupaten Belitung – Bangka Belitung – Indonesia
Pulau Lengkuas

Mercusuar di Pulau Lengkuas yang telah dibangun sejak 1882.

 

A. Selayang Pandang

Pulau Lengkuas merupakan pulau kecil dengan luas kurang dari satu hektar yang terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Pulau ini merupakan tempat yang benar-benar menyenangkan untuk melakukan berbagai wisata air seperti berenang, snorkeling, ataupun memancing. Air lautnya begitu jernih, hingga di wilayah-wilayah yang dangkal, pengunjung pun dapat melihat ke dasar laut dan menyaksikan ikan-ikan yang berenang di dalamnya. Selain itu, Pulau Lengkuas juga merupakan tempat yang cocok untuk merilekskan diri, dengan cara berjemur dan beristirahat di pantai yang berpasir putih, seraya ditemani angin yang bertiup semilir.

Di sekitar Pulau Lengkuas terdapat pulau-pulau yang terdiri dari bebatuan granit yang sebagian besar di antaranya belum bernama. Pulau-pulau yang sangat kecil ini, bahkan dapat ditempuh dengan berjalan ataupun berenang melintasi laut dangkal yang kedalamannya tidak lebih dari 1,2 m.

Pelancong yang ingin mengunjungi pulau ini disarankan untuk memilih waktu yang tepat. Karena pada bulan-bulan tertentu, seperti bulan Desember hingga Januari, ombak akan lebih besar dari biasanya. Jika memaksakan untuk berlayar ke Pulau Lengkuas, risiko kecelakaan akan lebih besar. Di samping itu, perjalanan juga tidak dapat dinikmati secara maksimal, karena pada bulan-bulan tersebut, hujan akan sering turun. Sementara itu, pada bulan Maret hingga November, ombak laut cenderung lebih tenang dan cuaca cerah. Sehingga sangat aman untuk melakukan pelayaran ke Pulau Lengkuas dan menikmati keindahannya di tengah cuaca yang hangat.


Pemandangan pulau kecil dari bebatuan granit, dilihat dari Pulau Lengkuas.

B. Keistimewaan

Sebuah mercusuar tua, berwarna putih, dan terbuat dari besi, berdiri tegak di tengah Pulau Lengkuas. Mercusuar ini dibangun pada tahun 1882 oleh pemerintahan kolonial Belanda, dan hingga kini masih difungsikan sebagai penuntun lalu lintas kapal yang lewat maupun keluar masuk Pulau Belitung.

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lengkuas, dapat menaiki mercusuar yang memiliki tinggi kurang lebih 50 m. Untuk menuju ke atas memang membutuhkan tenaga ekstra, namun begitu sampai di puncak mercusuar, wisatawan dapat melihat keindahan seluruh Pulau Lengkuas. Segala keletihan menaiki tangga segera terbayar begitu melihat cantiknya gradasi warna hijau dan biru pada air laut. Belum lagi dengan bebatuan granit besar yang menyembul di tengah-tengah hamparan air laut. Dari puncak mercusuar ini pula wisatawan dapat melihat Pulau Belitung yang terkadang diselimuti awan.

C. Lokasi

Pulau Lengkuas terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia.

D. Akses

Pulau Lengkuas dapat dicapai dari beberapa tempat, seperti dari Tanjung Kelayang, Tanjung Binga, ataupun Tanjung Tinggi. Dari ketiga tempat tersebut, pengunjung dapat menyewa perahu nelayan untuk digunakan menyeberang ke Pulau Lengkuas. Dari Tanjung Kelayang akan memakan waktu selama 20 menit, sementara jika melalui Tanjung Binga ataupun Tanjung Tinggi akan memakan waktu selama 30—45 menit.

Sewa perahu untuk sampai ke Pulau Lengkuas memang sedikit mahal. Pengujung setidaknya harus mengeluarkan uang sekitar Rp 350.000,00—Rp 500.000,00 untuk sewa satu perahu (November 2008). Namun, harga ini akan terasa lebih murah jika pengunjung datang beramai-ramai. Karena satu buah perahu nelayan dapat memuat penumpang hingga lebih dari sepuluh orang.

E. Harga Tiket

Untuk menikmati kecantikan Pulau Lengkuas, pengunjung tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli tiket.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Pulau kecil ini tidak memiliki fasilitas penginapan. Bagi pengunjung yang tidak puas menikmati keindahan Pulau Lengkuas dalam sehari, dapat mencari penginapan di sekitar Tanjung Kelayang yang hanya sekitar 20 menit berperahu jauhnya. Namun, jika ingin mencoba yang sedikit lebih menantang, pengunjung dapat berkemah di Pulau Lengkuas. Jika ingin melakukannya, jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan secara cermat.

Di pulau ini terdapat sarana toilet yang dapat digunakan oleh pengunjung. Namun, sangat disarankan untuk mempergunakan air toilet ini seefektif mungkin, mengingat terbatasnya persediaan air tawar di pulau ini.

Saat ini, setidaknya Pulau Lengkuas dihuni oleh tiga orang. Mereka adalah para operator mercusuar, yang bekerja secara bergantian. Para operator ini biasanya sangat ramah terhadap pengunjung dan mau memberitahukan informasi-informasi yang ditanyakan pengunjung kepada mereka.

5 Comments on “Pulau Lengkuas”

  1. Triyanti Says:

    Suatu saat ku harus kesana *it’s my big dreams*


  2. this place is one of my must visit spot list next year

  3. anik Says:

    so beautiful pemandangannya…
    pengen dech kesana….
    WOW banget dech

  4. sarip hidayat Says:

    kereeen kereen keren bung

  5. gomelu Says:

    Berita terbaru dan populer. Kami menyediakan informasi terbaru yang datang dengan versi baru pada situs berita yang akurat dan terpercaya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: