Taman Marga Satwa Budaya Kinantan

Taman Marga Satwa Budaya Kinantan

Kota Bukittinggi – Sumatra Barat – Indonesia
Taman Marga Satwa Budaya  Kinantan

Taman Marga Satwa Budaya Kinantan
Rating : Rating 3.1 3.1 (16 pemilih)

A. Selayang Pandang

Kebun Binatang ini dibangun pada pada masa penjajahan Belanda pada tahun 1900 dengan nama Stormpark di atas Bukit Cubadak Bungkuak. Pembangunan tersebut dirancang oleh Conteleur Gravenzande yang  bertugas di Bukittinggi. Pada awal pembangunannya, taman tersebut belum mempunyai koleksi binatang. Baru pada tahun 1929 dijadikan kebun binatang dengan memasukkan beberapa koleksi hewan ke dalam taman tersebut.

Kebun  binatang  ini pada awalnya bernama Kebun Bungo setelah itu terjadi perubahan nama dari Kebun Bungo menjadi Taman Puti Bungsu. Pada tahun 1995 melalui peraturan daerah (perda) No. 2 tahun 1995 kembali terjadi perubahan nama dari Taman Puti Bungsu menjadi Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan.

B. Keistimewaan

Taman Marga Satwa Budaya Kinantan merupakan kebun  binatang tertua di Indonesia  dan merupakan kebun binatang yang mempunyai koleksi binatang terlengkap di Sumatera. Di kebun binantang ini terdapat jembatan penyeberangan yang beranama “jambatan limpapeh” yang menghubungkan kebun binatang ini dengan  objek wisata benteng fort de kock.

C. Lokasi

Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (kebun  binatang) terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak tepat berada di samping pasar Atas Bukittinggi, kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk mencapai lokasi ini para wisatawan dapat menggunakan jalur darat. Dari kota Padang ke Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh selama lebih kurang 2 jam perjalanan menggunakan angkutan umum, dengan ongkos Rp. 15.000,- per orang. Setelah sampai di kota  Bukittinggi, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan angkutan kota ke lokasi kebun  binatang. Untuk mengantisipasi supaya tidak berganti mobil, para wisatawan dianjurkan untuk menggunakan jasa travel, mobil pribadi atau mobil sewaan yang  bisa langsung menuju lokasi objek wisata.

E. Tiket

Tiket masuk untuk anak-anak sebesar Rp. 5000,-  per orang dan untuk dewasa Rp.8.000,-.  

F. Akomodasi

Berhubung lokasi kebun binatang berada di tengah Kota Bukittinggi, maka para wisatawan dari luar kota  yang ingin berlama-lama di kawasan tersebut dapat menginap di hotel yang ada di  kota tersebut. Untuk masalah makanan para wisatawan dimanjakan  oleh berbagai aneka masakan padang. Nasi Kapau menjadi salah satu menu yang menarik untuk dicoba yang berada di Pasar Lereng (di samping Pasar Atas) Bukittinggi. Bagi yang telah selesai mengunjungi kebun binatang bisa melakukan wisata belanja di Pasar Atas untuk  membeli oleh-oleh yang akan dibawa pulang untuk sanak saudara.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: